Pendahuluan
Perkenalkan dulu, saya orangnya suka nulis, apalagi menulis/sekedar mencatat hal yang menurut saya bagus untuk dibaca kembali.
Ada sebuah artikel yang pernah saya baca. Dan artikel ini sy catat;ketik di hp jadul n*kia 1650 yang sy miliki #aduuh #capedeeh,hehe. Ini hanya sekedar berbagi, jk bermanfaat,alhamdulillah itu yang saya cari. dan jika tidak,sy ttp berniat berikan manfaat ke neters semua.
Langsung aja yaa
Kembali ke topik, adapun mengenai artikel itu adalah seorang filsuf cina yang bernama Kong Hu Cu berniat meluruskan bahasa, jk suatu saat ia terpilih menjadi pemimpin. mnurut sy ada benarnya juga.
Agar datanya valid,jk ada kesempatan nanti sy lampirkan sumber artikelnya dari mana, krn smpai saat artikel ini ditulis, sumbernya belum ketemu.
Langsung ajaa..
Seorang Filsuf Cina,Kong HU Cu, ingin meluruskan bahasa jika terpilih menjadi pemimpin, berikut uraian dalam bentuk percakapannya:
"Tentu bahasa..
Jika bahasa tidak lurus, apa yang dikatakan bukanlah apa yang dimaksud.
Jika yang dikatakan bukan apa yang dimaksudkan, apa yang seharusnya diperbuat tidak diperbuat.
Jika tidak diperbuat keputusan/kebijakan, moral dan seni merosot.
Jika keputusan/kebijakan, moral dan seni merosot, keadilan akan tidak jelas arahnya.
Jika keadilan tidak jelas arahnya, rakyat hanya berdiri dalam kebingungan yang tidak tertolong.
Maka tidak boleh ada kesewenang-wenang-an dengan apa yang dikatakan. Ini paling penting diatas segala-galanya.
tanah perantauan,7 februari 2015.
No comments:
Post a Comment