Saturday, June 29, 2019

Nasehat Urwah bin Zubair kepada keluarga nya

Sumber: Ceramah YouTube ustadz Khalid Basalamah "sahabat nabi Urwah bin Zubair"

"Wahai anak-anakku
Belajarlah ilmu agama yang benar dan lowongankanlah waktu untuk itu (kasih haknya). Kalau seandainya hari ini kalian menjadi orang yang kecil, maka suatu waktu Allah pasti akan menjadikan kalian orang yang besar karena ilmu itu. Dan sungguh buruk sekali dan tidak ada yang lebih buruk dari orang tua yang bodoh tidak mengerti agamanya. Hati-hati jangan kalian liat amal yang kalian kerjakan atau sodaqoh yang kalian keluarkan adalah sodaqoh yang kalian anggap remeh, tapi jadikanlah sodaqoh itu hadiah untuk Allah subhanallahuwataala. Dan jangan lah kalian berikan hadiah sesuatu untuk Allah yang dia malu untuk memberikan kepada terhormat nya kepada suatu kaum, karena Allah itu dzat yang pantas untuk dimuliakan dan Dia adalah dzat yang lebih pantas untuk memberikan balasan yang lebih mulia dan yang hadiah yang paling pantas yang kalian berikan.

Wahai anak-anakku
Kalau kalian melihat sesuatu perbuatan yang baik dari seseorang maka pastikan orang itu baik, berprasangka baiklah kepada orang tersebut walaupun dimata orang kelihatan buruk karena perbuatan baiknya itu dia memiliki saudara yang memiliki kebaikan lain yang ikut dengannya.
Dan kalau kalian melihat sesuatu perbuatan buruk dari seseorang, hati-hatilah dari seseorang tersebut walaupun dimata manusia adalah orang yang baik, karena perbuatan buruk nya itu memiliki saudara yang memiliki keburukan  lain yang ikut dengannya.

Ketahuilah, bahwasanya semua kebaikan akan mendatangkan saudara-saudaranya dan segala dosa-dosa akan memiliki saudara-saudaranya juga"

Link sumber: https://youtu.be/1j6fBdfzXCw

Thursday, June 20, 2019

Doa untuk anakku

Bismillahirrahmanirrahim

Wahai anakku sayang..
Jika kau kelak besar nanti, jadilah pribadi yang kuat ilmu agama dan tipe pribadi yang haus belajar dan haus ilmu. Ilmu agama akan menjadi benteng mu dari cobaan, ujian serta goncangan yang akan menghampirimu. Tp ingatlah, kau jangan takut. Ada zat yang Maha Kuat, yang Maha Kuasa, yang Maha Pengasih dan yang Maha Penyayang yang selalu ada bersama mu. Siapakah itu? Bukan ibu dan bukan pula bapakmu. Dialah yang menciptakan kamu dari yang tidak ada menjadi ada saat sekarang ini. Dialah yang bernama Allah. Pencipta mu dan pencipta kami berdua.

Wahai anakku sayang..
Jika kau sudah tumbuh dewasa kelak.. Jadilah pribadi yang damai dengan dirimu ya sayang. Menjadi pribadi yang terbuka kepada bapak, kepada ibuk dan kepada keluarga kecil kita nanti ya sayang, apapun itu..

Barokallohfiikum..